25 April 2016


Posted on Senin, April 25, 2016 by si suar sair

No comments

23 April 2016

Angin bawa kabar kasanaBawa beta pung pasan par dia disanaBilang beta pung rindu, bilang beta pung sayangBiar beta tapisah jauh ale ada di hati


Sepenggal lirik ini yang cukup menggambarkan rasa rindu kami kepada mereka, adik-adik kami dari Desa Tohe, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Biar pun jarak memisahkan kami dengan mereka, tapi mereka tetap dihati.

60 hari, senin sampai minggu, pagi sampai sore, mereka lah yang mengisi hari-hari kami. Mereka sukses membuat kami lupa akan hape dan media sosial.

Alin, apa kabar kalian?

KKN PPM UGM 2015
NTT - 03

Posted on Sabtu, April 23, 2016 by si suar sair

No comments

23 Januari 2016



Hei anak kota,
Kapankah kau melihat ke atas dan menyapa dia yang menyinarimu dengan cahayanya?
Sebelum dia datang, kau sudah pergi disibukkan dengan aktivitasmu dan baru selesai setelah pulangnya dia
Kau bersembunyi didalam kotak berbatu yang kau sebut dengan "kehidupan"
Dan selalu saja seperti itu, hari demi hari

Posted on Sabtu, Januari 23, 2016 by si suar sair

No comments

27 Oktober 2015


Suatu ketika aku bertanya tentang cita-cita kepada mereka. Dengan antusias mereka menjawab,
“Saa mau jadi tentara kaka”
“Saa pun cita-cita jadi pemain bola”
“Nanti saa mau jadi dokter kaka”
“Wih, mantap sekali e cita-cita kalian”, jawabku.
“Tapi ada satu pesan untuk kalian, nanti kalau kalian su besar dan sukses jangan lupa pulang kembali ke Haekesak ini. Kalian harus bisa bangun ini desa. Jangan sampai 10 tahun lagi kaka dong datang kesini, tapi itu jalan masih lubang-lubang, listrik masih pakai PLTA, listrik mati-telkomsel pun mati, mau mandi harus pii timba air dulu.”
“Kalian ingat to kita semua besar disini, sekolah disini, mandi di weibot, pii main bola juga disini, semuanya dari sini, jadi kita harus bisa bangun ini kita pun desa, oke?” tanyaku.

Mereka pun sepakat bilang, “Siap kaka!”
“Nanti saa jadi Bapa Desa,” tambah mereka.

Ya, semoga cita-cita mereka bisa tercapai dan mereka bisa membangun desa ini. Desa Haekesak, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Sebuah desa di ujung batas Indonesia, desa yang indah namun minim fasilitas sosial. Desa yang kaya, tapi miskin. Tapi ini desa, tidak akan kulupakan.

Yogyakarta, 27 Oktober 2015

Posted on Selasa, Oktober 27, 2015 by si suar sair

No comments

1 Oktober 2014

Suatu malam, di ruang tamu sebuah kontrakan mahasiswa perantau.

Maruap       : Woi Parulian, kau udah dengar kalo Spongebob sama Tom & Jerry di kasih                                           peringatan sama pemerintah?

Parulian      : Udah lah, kurasa berlebihan kali itu. Coba kau buka tipimu yang sekarang. Kau                                     tengok mana yang lebih gk mendidik parahnya, berantamnya si Tom sama si Jerry atau                       anggota Dewan yang lagi  sidang disana? Sidang perdana pulak itu, belum sampe 24                           jam dilantik.

Maruap        : Ah, kasihan kali si Tom sama si Jerry kau sama-samakan sama anggota anggota                                    di Senayan itu.


Parulian       : Iya pulak ya, tak pantaslah untuk disamakan.

Posted on Rabu, Oktober 01, 2014 by si suar sair

No comments

Hari ini diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Hari ini mengacu pada 1 Oktober 1965 yakni peristiwa kudeta pemerintahan Bung Karno oleh PKI yang beraliran komunis. Terlepas dari benar tidaknya sejarah tersebut, Gerakan ini berhasil ditumpas dan menjadi saksi bahwa Pancasila telah selamat dan menang atas komunisme di Indonesia.
                Bila dikaitkan dengan peristiwa sekarang, apakah Pancasila masih menjadi pemenang di rumahnya sendiri? Ataukah Pancasila sudah tidak sakti lagi?
Kalaulah kita coba melihat kondisi yang terjadi saat ini, masih pantaskah kita berteriak Kesaktian Pancasila?

1.       Ketuhanan Yang Maha Esa
Fungsi Agama sebagai kontrol atau pengawas perilaku manusia tidak berjalan baik. Bahkan Agama yang baik dan suci itu dijadikan alat untuk menindas kelompok agama lain. Toleransi Nol yang ditunjukkan oleh kelompok minoritas yang menyebut diri sebagai kelompok mayoritas sangat-sangat mencederai sila ini.

2.       Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Keadilan merupakan perlakuan adil terhadap hak dan kewajiban antar warga Indonesia. Kesewenang-wenangan jelas masih terlihat di negeri ini. Lagi-lagi adanya kelompok yang menyatakan memiliki derajat yang lebih tinggi dengan kelompok lain sehingga terjadi perampasan hak kelompok tersebut.
Atau kemanusiaan yang beradab? Kemanusiaan yang berjalan atas dasar etika, nilai dan norma. Tidak sedikit kelompok yang menghina bahkan merendahkan kelompok lain.
Membela kebenaran tidak lagi ditemukan. Membela yang bayar? Itu sudah pasti.

3.       Persatuan Indonesia
Indonesia milik kelompok A! Indonesia milik kelompok B! Inilah yang terjadi. Bhineka Tunggal Ika hanya semboyan.
Musuh Indonesia bukan lagi dari negara luar, melainkan bangsanya sendiri.
Rela berkorban untuk bangsa dan negara? Jangan harap. Untuk kelompok sendiri? Tentu

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan, dalam Permusyawaratan Perwakilan
Musyawarah untuk kepentingan bersama? Omong kosong! Yang ada adalah Musyawarah untuk kepentingan kelompok, partai, golongan tanpa menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, harkat dan martabat manusia.

5.       Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Darimana bisa disebut adil kalau hak-hak rakyat masih dirampas oleh koruptor-koruptor diastas sana? Trias Politica sudah berubah menjadi Trias Corruptica. Bersama kita menindas yang lemah.

                Sekali lagi coba kita renungkan. Dengar dan cermati!
Apakah masih pantas kita sebut Kesaktian Pancasila ketika kelima sila tersebut sudah dikhianati dan ditinggalkan?
Mungkin tulisan ini bukanlah tulisan yang baik. Tulisan yang baik adalah tulisan yang memberikan solusi dalam setiap kisah-kisahnya bukan sekadar kritik.  Saya hanya berharap tulisan ini dapat mendorong kawan-kawan pembaca untuk lebih peduli terhadap eksistensi kelima sila Dasar Negara ini dalam kehidupan kawan masing-masing. 
Garuda Pancasila, akulah pendukungmu!
Patriot Proklamasi, Sedia Berkorban Untukmu!
Pancasila Dasar Negara,
Rakyat Adil Makmur Sentosa!
Pribadi Bangsaku,
Ayo Maju-maju!
Ayo Maju-maju!
Ayo Maju-maju!

Referensi ;
Pancasila, Kedutaan Besar Indonesia Den Haag

 Oh iya, tepat hari ini juga diadakan pelantikan Anggota DPR-DPD. Dan dimalam ini, mereka anggota dewan yang terhormat, kembali mencederai Pancasila. Proses Pemilihan Pimpinan hanya berpihak kepada kepentingan golongan, terkotak-kotak pada masing-masing kubu dan saling serang seperti tidak mengenal yang namanya etika.


Posted on Rabu, Oktober 01, 2014 by si suar sair

No comments

27 September 2014

Yogyakarta, 1 Oktober 2014
 Semangat pagi teman-teman KSE Nusantara, izinkan kami, Paguyuban KSE UGM, berbagi sedikit kisah dari kota pendidikan, Yogyakarta.
                Pada hari sabtu, 27 September 2014 yang lalu, Pak Hengki, Pak Chris, Bu Dwi, Pak Deny dan Mas Rico beserta beberapa teman dari KSE UGM telah melaksanakan kunjungan ke SLB Dharma Putra Semin, Gunung Kidul. SLB Dharma Putra merupakan salah satu program binaan dari Departemen Pengabdian Masyarakat KSE UGM dan didukung oleh PT. Indofood Sukses Makmur.

                Dari kunjungan tersebut ada beberapa evaluasi yang dapat ditarik seperti program peternakan kelinci yang tidak berjalan optimal. Hal ini dikarenakan adanya kendala seperti pencurian dan penyakit. Permasalahan lainnya adalah bocornya kantung penampung BIOGAS dari kotoran sapi sehingga produksi Biogas menjadi terhenti.

                Dari hasil bincang-bincang dengan KSE, Indofood dan pihak SLB disusunlah beberapa program yang akan dijalankan di kepengurusan baru ini. Program tersebut adalah pengembangan Hansang, Peternakan Ayam dan perikanan, . Hansang merupakan program yang diadaptasi dari KSE UNDIP yang telah berjalan dengan baik. Menurut kami Program memiliki potensi untuk berjalan yang cukup tinggi karena didukung dengan ketersediaan pisang yang melimpah di sekitar SLB sebagai bahan baku dan waktu yang cukup dari para siswa SLB untuk menjalankan kegiatan ini. Program selanjutnya adalah  Peternakan Ayam dan Ikan Lele. Peternakan ini memiliki dua tujuan utama. Yang pertama adalah sebagai tambahan konsumsi bernilai gizi kepada siswa dan kemudian sebagai pendukung peningkatan ekonomi SLB Dharma Putra dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Perbaikan kantong biogas juga menjadi fokus utama, mengingat kegiatan ini telah berjalan dan memiliki manfaat yang nyata untuk memenuhi kebutuhan dapur namun sempat terhenti akibat kebocoran ini. Program terakhir adalah pemberdayaan Jahe Merah. Program ini baru bisa dijalankan di musim penghujan nanti karena kondisi Semin, Gunung Kidul saat ini mengalami kekeringan.
                Bersamaan dengan pesan milis ini, kami mohon dukungan dari teman-teman KSE Nusantara semoga Program ini dapat berjalan dengan baik. Program ini adalah wujud Kontribusi nyata kami, Paguyuban KSE UGM kepada masyarakat, demi Indonesia yang lebih baik.

Salam

Humas Paguyuban KSE UGM

















Posted on Sabtu, September 27, 2014 by si suar sair

No comments